Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Yeni nesil bahsegel giriş özelliklerle gelen sürümü heyecan veriyor.

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Gelar Penyuluhan Narkoba di Desa Tiga, Kecamatan Susut

Bangli – Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan penyuluhan narkoba di Balai Banjar Temaga, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-120 TA 2024 Kodim 1626/Bangli. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama bagi generasi milenial, serta mengajak masyarakat untuk memahami cara menghindari narkotika.

Acara ini dihadiri oleh Pasi Terdim 1626/Bangli, Kapten Inf Dewa Gede Yudhawan, Danramil 1626-02/Susut, Lettu Inf I Ketut Juniarta, yang juga bertindak sebagai narasumber, Babinsa Tiga, Pelda I Nengah Wendra, serta Kepala Dusun Banjar Temaga, I Kadek Sudiarta. Peserta kegiatan ini terdiri dari 40 orang pemuda dan warga Banjar Temaga, Desa Tiga.

Kadus Banjar Temaga, I Kadek Sudiarta, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang hadir serta kepada Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli yang telah menginisiasi penyuluhan ini. Ia menekankan pentingnya penyuluhan narkoba di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, di mana generasi muda sangat rentan terhadap pengaruh negatif narkoba.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli atas penyuluhan narkoba yang sangat penting ini. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membuka wawasan warga, terutama kaum milenial, tentang bahaya narkoba. Dengan demikian, masyarakat dapat menghindari dampak negatif yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” ujar I Kadek Sudiarta.

Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P menekankan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas narkoba. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda yang harus diantisipasi sejak dini.

“Penyuluhan ini adalah salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap generasi muda. Narkoba adalah musuh bersama yang harus kita lawan dengan pengetahuan dan kesadaran. Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat, terutama pemuda, dapat mengenali bahaya narkoba dan cara menghindarinya,” kata Letkol Kav Ketut.

Lettu Inf I Ketut Juniarta, yang bertindak sebagai narasumber utama, menyampaikan materi tentang berbagai jenis narkoba, dampak negatif yang ditimbulkan, serta strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia mengajak peserta untuk lebih waspada dan proaktif dalam menjaga diri dan lingkungan dari bahaya narkoba.

“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita lindungi. Narkoba bisa merusak masa depan mereka. Oleh karena itu, kami mengajak semua peserta untuk bersama-sama berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” jelas Lettu Inf I Ketut Juniarta.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Ia menyarankan agar orang tua selalu mengawasi pergaulan anak-anak mereka dan memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba sejak dini.

Lettu Inf Juniarta menjelaskan peran keluarga sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Orang tua harus peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka dan selalu memberikan nasihat yang baik. Dengan begitu, kita bisa membentengi keluarga kita dari bahaya narkoba.

Selama penyuluhan, para peserta tampak antusias dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan seputar bahaya narkoba dan cara pencegahannya. Beberapa peserta juga berbagi pengalaman pribadi tentang upaya mereka dalam menjaga diri dan keluarga dari pengaruh narkoba.

Dansatgas TMMD mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen bersama dalam memberantas narkoba. Ia berharap penyuluhan ini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba di Desa Tiga.

“Kami berharap setelah penyuluhan ini, seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mari kita berkomitmen untuk menjauhi narkoba dan saling mengingatkan agar kita semua bisa hidup sehat dan produktif,” pungkas Dansatgas

Kegiatan penyuluhan narkoba ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan TMMD Ke-120 Kodim 1626/Bangli yang berfokus pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tiga, Kecamatan Susut. Selain kegiatan non-fisik seperti penyuluhan, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dengan adanya penyuluhan narkoba ini, diharapkan masyarakat Desa Tiga semakin sadar akan bahaya narkoba dan mampu menjaga diri serta lingkungan dari pengaruh buruk zat terlarang tersebut. Kodim 1626/Bangli terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera melalui berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat.

Progres Pengerjaan Senderan/DPT di Lokasi TMMD Desa Tiga, Kecamatan Susut, Telah Mencapai 50%

Bangli – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 120 Kodim 1626/Bangli yang dilaksanakan di Desa Tiga, Kecamatan Susut, menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pengerjaan DPT/ senderan (tembok penahan tanah) sepanjang 110 meter kini telah mencapai 50%. Proyek ini merupakan salah satu upaya TNI untuk memperkuat infrastruktur pedesaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Pembangunan senderan sepanjang 110 meter di lokasi TMMD tersebut bertujuan untuk mencegah erosi dan tanah longsor yang kerap terjadi di musim hujan, yang dapat membahayakan keselamatan warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pekerjaan ini melibatkan personel TNI dari satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli yang bekerja bersama-sama dengan masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu mengerjakan salah satu sasaran fisik TMMD tersebut. Saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 50%, yang mencakup pengerjaan fondasi dan beberapa bagian utama dari senderan .

Keterlibatan masyarakat Desa Tiga dalam pekerjaan ini sangatlah besar. Setiap harinya, warga desa turut membantu para personel satgas TMMD dalam berbagai kegiatan, mulai dari pengangkutan bahan bangunan hingga membantu dalam pengerjaan senderan tersebut .

” Pengerjaan DPT/senderan tersebut diharapkan membawa berbagai dampak positif bagi masyarakat setempat. Selain manfaat langsung berupa pencegahan erosi dan tanah longsor. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, ” ungkap Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.M.I.P selaku Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli.

Potret Keceriaan Anak-Anak di Lokasi TMMD, Semangat Bermain di Tengah Pembangunan Jalan oleh Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli

Bangli – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 120 Kodim 1626/Bangli membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi warga di Desa Tiga Kecamatan Susut, Bangli. Di tengah proses pengerjaan pembuatan jalan oleh TNI dan masyarakat tersebut, keceriaan anak-anak di lokasi menjadi pemandangan yang menghangatkan hati dan menggambarkan harapan masa depan yang lebih cerah.

TMMD ke 120 yang dilaksanakan oleh TNI bertujuan untuk mempercepat pembangunan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Di Desa Tiga Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, kegiatan TMMD ke 120 melaksanakan pembuatan dan pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter yang akan menghubungkan Desa Tiga Kecamatan Susut dengan Desa Kayubihi Kecamatan Bangli. Meskipun jalan ini masih dalam tahap pengerjaan, anak-anak di sekitar lokasi tampak tidak sabar untuk menikmati hasilnya.

Di tengah deru alat berat dan semangat gotong royong para prajurit TNI dan warga setempat, anak-anak tampak bermain riang. Tawa dan canda mereka menggema di sekitar lokasi TMMD, menciptakan suasana yang kontras dengan pekerjaan berat yang sedang dilakukan. Anak-anak ini memanfaatkan setiap jeda waktu para pekerja untuk bermain dan berlarian di sepanjang jalan yang masih dalam tahap pengerasan.

Para prajurit TNI yang terlibat dalam Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli ini pun turut merasakan semangat dan keceriaan anak-anak tersebut. “Keceriaan anak-anak ini menjadi penyemangat bagi kami. Melihat mereka bahagia membuat kami semakin bersemangat menyelesaikan pekerjaan ini sebaik mungkin,” ujar Peltu Kadek Somenada, salah satu anggota TNI yang terlibat dalam kegiatan TMMD ini.

Pembuatan jalan oleh Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli ini diharapkan dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat setempat. Selain memperlancar akses transportasi, jalan baru ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa dengan memudahkan distribusi hasil pertanian dan mempersingkat waktu tempuh ke pusat-pusat kegiatan ekonomi.

Kepala Desa Tiga I Putu Merta Utama, SE dalam kesempatan yang sama, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan TNI. Pembangunan jalan ini sudah lama kami impikan. Dengan adanya jalan baru, kami berharap perekonomian desa akan semakin berkembang dan anak-anak kami bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.

Kesuksesan program TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Selain TNI dan masyarakat setempat, pemerintah daerah juga memberikan kontribusi penting dalam hal perencanaan dan penyediaan anggaran. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong yang masih kental di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Kehadiran TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli di Desa Tiga ini juga mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang secara sukarela ikut membantu proses pembangunan, mulai dari menyediakan konsumsi bagi para pekerja hingga ikut serta dalam kegiatan gotong royong. Semangat kebersamaan ini menjadi salah satu kunci utama suksesnya pelaksanaan program TMMD tersebut.

“Setiap hari kami selalu bergotong royong dengan TNI. Ini adalah bentuk rasa syukur kami dan upaya kami untuk turut serta membangun desa ini,” kata salah satu warga desa yang aktif membantu proses pembangunan.

Selain itu, keceriaan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi pembangunan juga menjadi hiburan tersendiri bagi para pekerja. Melihat senyum dan tawa mereka, para prajurit TNI dan warga yang bekerja merasa lebih termotivasi untuk menyelesaikan tugas mereka dengan baik.

Dengan adanya pembangunan jalan baru ini, masyarakat di Desa Tiga berharap masa depan yang lebih cerah. Anak-anak yang kini bermain di jalan yang belum selesai ini akan merasakan manfaat besar ketika jalan tersebut sepenuhnya selesai dan dapat digunakan. Akses yang lebih mudah ke sekolah, pusat kesehatan, dan pasar diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara signifikan.

Keceriaan anak-anak di lokasi TMMD di Desa Tiga adalah gambaran harapan dan semangat yang menyertai setiap langkah pembangunan yang dilakukan oleh TNI. Di tengah upaya keras membangun infrastruktur yang lebih baik, keceriaan mereka menjadi penyemangat dan pengingat bahwa setiap tetes keringat yang dicurahkan tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan melalui kegiatan TMMD ini, kami TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir dan turut serta dalam upaya membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan harapan yang terbangun di Desa Tiga ini adalah cermin dari nilai-nilai luhur yang dipegang teguh oleh bangsa Indonesia.

“ Dengan selesainya pembangunan jalan ini nanti, bukan hanya infrastruktur yang terbangun, tetapi juga semangat kebersamaan dan harapan baru yang terus menyala di hati setiap warga. Program TMMD di Desa Tiga ini adalah bukti nyata bahwa bersama-sama, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.” ujar Dansatgas

Babinsa Koramil 04/Kintamani Hadiri Upacara Melaspas dan Mecaru

Bangli – Babinsa Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli Serma Gede Umbara Saputra menghadiri Upacara Melaspas dan Mecaru di Pura Gesuh Desa Sekaan,kec Kintamani,Kab Bangli. Sabtu kemarin( 18/05/24)

Hadir dalam kesempatan tersebut Camat kintamani Ketut Ery Susena Putra, Kepala Desa Sekaan I Wayan Muspa, Bendesa Adat Desa Sekaan I Wayan Suarna, kepala Dusun Desa Sekaan I Wayan Subrata, Ketua BPD Desa Sekaan, I Nyoman Tongos, Babinsa Sekaan Serma I Gede Umbara Saputra, Babinkabtimas Aipda I Nengah Subur dan Tomas/Todat serta Masyarakat Desa Sekaan.

Babinsa Desa Sekaan Koramil 04/Bangli Kodim 1626/Bangli Serma I Gede Umbara Saputra bersama Bhabinkamtibmas Desa Sekaan serta pecalang adat desa Sekaan melakukan pemantauan sekaligus pengamanan terhadap Upacara melaspas dan mecaru di pura Gesuh.
“Serma I Gede Umbara Saputra mengatakan demi memberikan rasa aman dan nyaman untuk warga masyarakat yang melaksanakan upacara keagaam, kami selaku aparat kewilayahan punya tanggung jawab besar agar setiap kegiatan yang ada diwilayah dapat berjalan aman dan nyaman,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Upacara “Mecaru dan melaspas”. memiliki makna membersihkan Jagad Bhuana Alit dan Bhuana Agung berdasarkan pada konsep Tri Hita Karana dan ditujukan untuk mengharmoniskan pura, menghilangkan hal-hal yang kurang baik secara sekala (fisik) maupun niskala (bukan fisik),” pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P, mengatakan segala kegiatan yang ada di Desa Binaan diharapkan bisa hadir guna memberikan pelayanan kepada warga masyarakat, dengan hadirnya Babinsa maka warga masyarakat merasa aman dan nyaman serta untuk mencegah terjadinya gangguan yang tidak diinginkan agar pelaksanaan upacara keagamaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Lebih lanjut dikatakan, pemantauan dan pengamanan ini merupakan tanggung jawab petugas keamanan dalam hal ini Babinsa untuk mengecek langsung pelaksanaan upacara keagamaan agar berjalan nyaman.

Jaga Lingkungan, Hijaukan Negeri, Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Gelar Aksi Penghijauan di Lokasi TMMD

Bangli – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 120 Kodim 1626/Bangli tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, namun Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli kali ini juga melaksanakan aksi penghijauan di lokasi dibangunnya jalan yang menghubungkan desa Tiga dan Kayubihi, Bangli. Kegiatan penanaman pohon keras ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan. Kegiatan ini melibatkan ratusan personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut ratusan pohon keras seperti mahoni, wani, dan durian ditanam di lokasi TMMD Kodim 1626/Bangli. Penanaman pohon keras ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk mencegah erosi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menyediakan sumber oksigen yang sangat dibutuhkan.

Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang dimasukkan dalam sasaran non fisik. Selain itu kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Tidak hanya TNI dan pemerintah daerah, masyarakat pun turut berpartisipasi dengan antusias. Seorang warga, I Nengah Parna, mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut serta dalam kegiatan ini. “Saya sangat senang bisa ikut menanam pohon. Ini bukan hanya untuk kita sekarang, tetapi juga untuk anak cucu kita nanti. Saya harap pohon-pohon ini bisa tumbuh subur dan memberikan banyak manfaat,” katanya.

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan semakin meningkat. Selain itu, edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam juga diberikan kepada warga setempat, terutama para generasi muda. Mereka diajarkan cara menanam dan merawat pohon dengan baik agar dapat tumbuh optimal.

Kegiatan penanaman pohon keras ini merupakan langkah konkret dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin nyata dampaknya. Dengan menanam pohon, diharapkan dapat mengurangi efek rumah kaca dan menurunkan suhu udara di sekitar. Pohon-pohon keras seperti mahoni, wani dan durian dipilih karena kemampuannya dalam menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar, serta memiliki nilai ekonomis tinggi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di masa depan.

” Kegiatan kali ini tidak akan berhenti pada penanaman pohon saja. Ke depannya, akan dilaksanakan kegiatan lanjutan penyuluhan tentang lingkungan hidup dan kehutanan juga akan diberikan kepada masyarakat dalam kegiatan non fisik TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam menjaga dan merawat pohon-pohon ini. Kolaborasi ini akan terus berlanjut demi terciptanya lingkungan yang hijau dan sehat.” ujar Dansatgas TMMD

Letkol Kav Ketut Artha berpesan kepada seluruh masyarakat, “Mari kita jaga bersama pohon-pohon yang telah kita tanam ini. Karena dari sini, kita memulai langkah kecil untuk perubahan besar. Alam yang kita rawat hari ini adalah warisan bagi anak cucu kita. Bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih sejahtera.”

Kegiatan penghijauan di lokasi TMMD ini menjadi momentum penting yang menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama, kita dapat mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan lestari.

Pengerasan Jalan TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Capai Progres 45%: Membuka Akses Lebih Baik untuk Masyarakat Desa Tiga dan Sekitarnya

Bangli – TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 120 Kodim 1626/Bangli telah memasuki hari ke-10 pelaksanaan, pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter yang merupakan sasaran fisik utama telah mencapai progres 45%. Dari pekerjaan yang sedang berlangsung, tampak masyarakat dan para personil satgas TMMD Kodim 1626/Bangli terus bekerja keras menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditentukan.

Pengerasan jalan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan aksesibilitas di daerah tersebut. Dengan progres mencapai 45% pada hari ke-10 TMMD, pencapaian yang signifikan telah diraih. Para pekerja, baik dari TNI maupun masyarakat setempat, telah bekerja keras untuk memastikan bahwa pekerjaan ini berjalan sesuai dengan jadwal.

Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P selaku Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli menjelaskan pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat desa Tiga dan sekitarnya. Dengan jalan yang lebih baik, akses ke pusat-pusat penting seperti pasar, sekolah, pusat kesehatan, dan tempat ibadah akan meningkat secara signifikan. Selain meningkatkan mobilitas, hal tersebut juga akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

” Dengan progres mencapai 45%, fokus selanjutnya adalah pada peningkatan kualitas pekerjaan dan memastikan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Langkah-langkah kualitas seperti pemadatan yang tepat dan penggunaan bahan yang berkualitas akan menjadi prioritas dalam tahap tahap berikutnya. Selain itu, koordinasi yang baik antara semua pihak terlibat akan menjadi kunci untuk menyelesaikan pekerjaan ini tepat waktu.” ujar Dansatgas

Babinsa Koramil 04/Kintamani dan Pecalang Desa Adat Batur Amankan Upacara Merebu (Pembersihan) Dan Pelantikan Pelancang/ Pengayah Di Pura Kawitan Tampuryang Kayu Selem

Bangli – Babinsa Koramil 04/Kintamani, Kodim 1626/Bangli Peltu Nyoman Adnyana berkolaborasi dengan pecalang desa adat Batur untuk mengamankan Upacara Merebu (Pembersihan) Dan Pelantikan Pelancang/ Pengayah Di Pura Kawitan tampuryang kayu Selem Desa Adat Batur kec kintamani Bangli., Sabtu (18/05/2024).

Peltu Nyoman Adnyana mengatakan, kegiatan pengamanan dan pengawalan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang melaksanakan Upacara Merebu (Pembersihan) Dan Pelantikan Pelancang/ Pengayah Di Pura Kawitan Tampuryang kayu Selem “ ujarnya.

Ia juga menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga binaan adalah sebagai bentuk pelayanan dan dedikasi kepada masyarakat. “Kami Babinsa akan selalu siap dan hadir untuk membantu warga binaan dalam kegiatan adat, agama, maupun pemerintahan,” katanya.

Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,M.I.P, mengapresiasi kegiatan pengamanan dan pengawalan ini. Ia menginstruksikan jajarannya untuk selalu turut serta dalam setiap kegiatan di wilayah binaan. “Ini menunjukkan bahwa Babinsa dan pecalang memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan di masyarakat. Saya harap kegiatan ini bisa terus dilakukan secara rutin dan menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ucapnya.