Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Sosialisasi Rekrutmen Prajurit TNI di Balai Banjar Temaga Desa Tiga, Mendorong Generasi Muda untuk Bergabung dengan TNI-AD

Bangli – Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli menggelar sosialisasi rekrutmen prajurit TNI dalam rangka kegiatan non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 TA 2024. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Banjar Temaga, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, dihadiri oleh para pemuda-pemudi serta warga setempat.

Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya dari Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli untuk memberikan informasi yang akurat mengenai proses rekrutmen dan mendorong partisipasi generasi muda dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pgs. Perwira Seksi Personalia 1626/Bangli, Kapten Inf I Ketut Suparwan, yang bertindak sebagai narasumber menjelaskan kegiatan sosialisasi ini sebagai bagian dari upaya TNI-AD untuk menjaring calon-calon prajurit yang berkualitas dari berbagai daerah, termasuk Desa Tiga.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda,” ujar Kapten Suparwan. Ia juga menambahkan bahwa TNI-AD selalu terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan dan memiliki keinginan kuat untuk mengabdi.

Sosialisasi ini mendapat sambutan hangat dari para pemuda-pemudi dan warga Banjar Temaga Desa Tiga. Mereka hadir dengan antusiasme tinggi untuk mendapatkan informasi langsung dari sumber yang terpercaya. Banyak dari mereka yang bertanya mengenai berbagai aspek rekrutmen, mulai dari persyaratan umum hingga tahapan seleksi.

Kapten Inf I Ketut Suparwan menjelaskan secara rinci mengenai prosedur dan persyaratan rekrutmen prajurit TNI-AD. Ia memaparkan bahwa calon prajurit harus memenuhi beberapa persyaratan umum.

“Proses seleksi prajurit TNI-AD sangat ketat dan transparan. Kami mencari individu yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki mental dan moral yang baik. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapten Suparwan memaparkan tahapan-tahapan seleksi yang harus dilalui oleh calon prajurit. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan, tes jasmani, tes psikologi, dan wawancara. Setiap tahapan memiliki standar yang harus dipenuhi oleh setiap calon.

“Tidak perlu khawatir atau takut untuk mencoba. Yang terpenting adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Sosialisasi rekrutmen ini merupakan bagian dari kegiatan non fisik TMMD ke-120 TA 2024 Kodim 1626/Bangli. TMMD adalah program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non fisik. Kegiatan non fisik seperti sosialisasi ini sangat penting untuk mendukung pembangunan manusia dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara.

Di akhir kegiatan, Kapten Suparwan menyampaikan harapannya agar semakin banyak generasi muda Desa Tiga yang tertarik dan termotivasi untuk bergabung dengan TNI-AD. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, semakin banyak pemuda-pemudi Desa Tiga yang berminat untuk mengabdi kepada negara sebagai prajurit TNI-AD. Kami siap membantu dan memberikan informasi yang dibutuhkan agar mereka bisa mempersiapkan diri dengan baik,” tutupnya.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui TNI-AD. Selain itu, kegiatan sosialisasi ini juga menunjukkan komitmen TNI-AD dalam menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan di daerah pedesaan.

Tantangan Medan Terjal dan Curam Tak Surutkan Semangat Anggota TNI dan Warga dalam TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli

Bangli – Meskipun dihadapkan pada medan yang cukup menantang dengan kondisi terjal dan curam, semangat juang para anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli, bersama masyarakat setempat, tetap berkobar untuk menyelesaikan pekerperkerasan jalan yang menjadi sasaran utama dalam program ini.

Kegiatan TMMD ke-120 ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur di desa Tiga, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Program ini berlangsung selama satu bulan penuh, dengan melibatkan ratusan personel TNI dari berbagai kesatuan, serta dukungan penuh dari warga desa Tiga yang antusias bergotong royong.

Medan yang dihadapi oleh Satgas TMMD di Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, memang cukup menantang. Jalanan yang harus diperkeras memiliki kontur tanah yang berbukit-bukit, dengan banyaknya tanjakan dan turunan yang curam. Kondisi ini menuntut ketahanan fisik dan mental yang luar biasa dari para anggota TNI dan warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. Komandan Kodim 1626/Bangli, selaku Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli menyampaikan bahwa medan berat ini tidak menyurutkan semangat para anggota Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli. “Kami menyadari bahwa medan yang dihadapi sangat menantang. Namun, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama kami dalam menyelesaikan pekerjaan ini,” ujarnya.

Keberhasilan dalam menghadapi medan yang berat ini tidak terlepas dari semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh semua pihak yang terlibat. Setiap hari, mulai pagi hingga sore, anggota TNI dan warga bahu-membahu mengerjakan perkerasan jalan tersebut.

Pak Made, salah satu warga yang terlibat aktif dalam kegiatan ini, mengaku bangga bisa ikut serta dalam program TMMD. “Meskipun medannya sulit, kami tetap semangat. Kami bekerja bersama TNI, dan ini memberikan kami motivasi lebih. Kami ingin desa kami memiliki jalan yang bagus agar akses transportasi menjadi lebih mudah,” katanya.

Pengerjaan perkerasan jalan ini ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Dengan panjang jalan yang akan diperkeras mencapai 1,5 kilometer, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga desa Tiga. Jalan yang baik akan memudahkan transportasi hasil pertanian, mempercepat distribusi barang, dan tentunya meningkatkan perekonomian masyarakat.

Letkol Kav I Ketut Artha Negara optimis bahwa target tersebut dapat tercapai. “Dengan semangat gotong royong dan kerja keras yang sudah ditunjukkan, kami yakin pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu. Ini adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat,” katanya.

TMMD ini juga memberikan pengalaman berharga bagi anggota TNI, terutama dalam berinteraksi dengan masyarakat. Ini sejalan dengan tujuan utama TMMD, yaitu mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Dengan terjun langsung ke lapangan dan bekerja bersama masyarakat, anggota TNI dapat memahami lebih dalam kebutuhan dan harapan rakyat.

TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli adalah bukti nyata dari semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat. Meskipun dihadapkan pada medan yang terjal dan curam, semangat pantang menyerah tetap menggelora dalam setiap diri anggota Satgas TMMD dan warga yang terlibat. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan tekad yang kuat, pengerjaan perkerasan jalan ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi Desa Pengotan dan sekitarnya.

Babinsa Koramil 01/Bangli Amankan Upacara Keagamaan Agar Terciptanya Rasa Aman dan Nyaman

Bangli – Sebagai bentuk kebersamaan terhadap rakyat serta untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam kegiatan keagamaan, Babinsa Koramil 01/Bangli Kodim 1626/Bangli Serka Amir Yusuf bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bebalang dan Pecalang melakukan pemantauan sekaligus pengamanan Upacara Keagamaan “Piodalan” di Pura Tirta Sudamala, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Rabu (29/5/24).

Di sela-sela pemantauan, Serka Amir Yusuf menjelaskan bahwa kehadirannya di setiap kegiatan yang ada di wilayah tanggungjawabnya yang merupakan sebagai wujud silaturahmi dan sinergitas dengan tokoh masyarakat dan komponen masyarakat lainnya, bersama-sama mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Serka Amir juga mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga keharmonisan dan kerukunan, dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Desa Adat Sedit melaksanakan pengamaman sekaligus membantu para pemedek agar pelaksanaan kegiatan keagamaan dapat berjalan lancar,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa pengamanan yang ia lakukan guna untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat binaanya yang sedang melaksanakan upacara keagamaan.
“Harapanya agar masyarakat yang mengikuti upacara piodalan tetap menjaga keamanan masing-masing,” tutupnya.

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arh Sutrisno, S.Sos mengatakan untuk pengamanan jalanya kegiatan keagamaan merupakan salah satu tugas pokok Babinsa di Desa Binaannya, yang bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga masyarakat yang sedang melaksanakan persembahyangan juga memerintahkan kepada anggotanya yang bertugas agar menghimbau warga masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas wilayah tetap terjaga.

“Kehadiran Babinsa di wilayahnya merupakan bagian dari tugas pokok sebagai pembina Desa yang senantiasa melaksanakan pengamanan wilayah binaan dan melaksanakan komunikasi sosial agar tercapai tujuan dari pembinaan territorial Kodim 1626/Bangli,” tutupnya.

Wujudkan Balita Sehat, Babinsa 03/Tembuku Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Binaan

Bangli – Guna mewujudkan kesehatan balita dan ibu hamil di desa binaan Bintara Pembina Desa Jehem Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda Kadek Muliana melaksanakan kegiatan pendampingan dan Pemantauan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) oleh Puskesmas pembantu Desa Jehem bersama ibu-ibu kader Posyandu Siulan Banjar Dinas Antugan di Balai Banjar Antugan, Desa Jehem, Kec.Tembuku, Kab. Bangli, pada rabu (29/05/2024)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bidan Puskesdes Desa Jehem ( Ida Ayu Putu Suparta, A.Md.Kep. ), Babinsa Desa Jehem ( Serda Kadek Muliana ), KPM Desa Jehem ( Ni Wayan Indrayani), Kelian Dinas Banjar Antugan ( I Ketut Yustika ), Ibu-ibu kader Posyandu Siulan Banjar Antugan, Balita 54 beserta orang tua

Adapun dalam kegiatan posyandu tersebut dilaksanakan kegiatan penimbangan berat badan, ukur tinggi badan, ukur lingkar kepala, pemeberian vitamin serta pemberian makanan asupan tambahan berupa bubur kacang hijau dan Telur ayam.

Babinsa Jehem Serda Kadek Muliana mengatakan Posyandu sebagai wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan masyarakat akan terus rutin kami dampingi, sebagai wujud kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat binaan kami.

Lebih lanjut, Babinsa menambahkan bahwa Posyandu menjadi sarana yang sangat penting bagi masyarakat khususnya bagi ibu dan anak, untuk memantau perkembangan kesehatannya Balitanya.

“Selain pendampingan kehadiran Babinsa pada kegiatan posyandu juga bertujuan untuk membantu kelancaran kegiatan serta memberikan himbauan kepada masyarakat khusus nya kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan ibu hamil agar datang mengikuti posyandu serta memeriksakan kesehatan balita dan kehamilannya secara berkala”ungkap babinsa

Di tempat berbeda Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara,S.H.,M.I.P. mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud pendampingan di setiap kegiatan kewilayahan untuk kelancaran serta tertibnya jalannya kegiatan.

“ Kami sebagai aparat kewilayahan akan selalu mendukung sepenuhnya dalam pelaksanaan imunisasi bagi Balita untuk mewujudkan program pemerintah dalam menciptakan Balita yang sehat demi tercapainya generasi penerus bangsa yang unggul,” ucap dandim.

Babinsa Koramil 1626-02/Susut Latih PBB lapas Narkotika kelas IIA Buungan

Bangli – Dalam rangka menunjang kegiatan rehabilitas warga penghuni lapas Narkotika kelas IIA Buungan anggota jajaran kodim 1626/Bangli dalam hal ini Koramil 1626-02/Susut memberikan materi dasar PBB kepada para napi penghuni lapastik kelas IIA Guna meningkatkan kedisiplinan agar mempunyai budi pekerti yang baik, sebanyak 100 orang Napi lapastik mengikuti latihan PBB, pembekalan jiwa korsa yg diberikan oleh anggota Babinsa Koramil 1626-02/Susut Serka Ketut Rediada,Sertu I Gede Sukadana,Serda I Wayan Mahendra , dan Kopda I Made Sukadana, Selasa,( 28/05/2024)

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan sehingga para naprapidana rehabilitas dapat mengerti dan melaksanakan PBB sesuai dengan ketentuan. Serta membentuk sikap dan karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan lapastik.

Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H.,M.I.P, menuturkan membentuk kedisiplinan dan karakter bagi warga lapastik yg sedang melaksanakan rehabilitas sudah menjadi tugas dan tanggung jawab dari semua pihak. Latihan PBB yang diberikan sesuai dalam rangka kegiatan rehabilitas bagi warga lapastik yg baru masuk di lapastik narkotik kelas IIA, serta menanamkan disiplin dan karakter anak bangsa yang berkualitas.

“Ini merupakan salah satu pembinaam teritorial bagi satuan komando kewilayahan terhadap warga binaan lapastik yang berada diwilayah binaan. “Sudah menjadi tugas kami selaku TNI untuk membentuk disiplin dan karakter bangsa” ucapnya.

Lebih lanjut Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H.,M.I.P. mengatakan mereka adalah generasi penerus bangsa yang nantinya akan menjadi penerus bangsa oleh karena itu mereka harus kita bina serta didik dengan wawasan kebangsaan sehingga mereka bisa menyadari akan apa yg mereka lakukan bisa dilupakan dan bisa merubah diri , berperilaku baik, dan mempunyai budi pekerti yang luhur.

“Semoga dengan keterbatasan latihan, karena pandemi seperti saat ini para narapidana lapastik bisa melaksanakan mengaplikasikan segala materi yang sudah disampaikan dalam kehidupan sehari hari dan lingkungan.

Sementara itu Kepala Lapastik Narkotik Kelas IIA Bangli Marulye T.S.T Simbolon , sangat berterima kasih kepada anggota Koramil 1626-02/Susut terlebih Khusus Kodim 1626/Bangli yang telah memberikan materi PBB kepada warga penghuni Lapastik yg saat ini sedang melaksanakan kegiatan rehabilitas selama 6 bulan. Semoga kerja sama yang sudah terjalin selama ini akan terus terjalin dan lebih ditingkatkan lagi untuk Bersama sama mendidik para napi yg melaksanakan rehabilitas sehingga mereka nantinya bisa merubah sikap dan perilaku selama berada di Lapastik ” ucapnya “