Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Kerja Sama yang Baik, Progres TMMD Ke-120 Kodim 1626/Bangli Sesuai Target

Bangli – TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli yang dilaksanakan di Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli saat ini sudah separuh perjalanan, namun dilihat di lapangan progres yang dicapai sudah rata – rata 70 sampai dengan 80 persen, hasil ini sudah sesuai target yang diharapkan.

Diketahui bahwa, TMMD ke-120 di wilayah Kodim 1626/Bangli yang dimulai sejak 8 Mei 2024 yang lalu dengan menargetkan beberapa sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik utama adalah pengaspalan jalan sepanjang 1,5 km yang menghubungkan Desa Tiga Kecamatan Susut dan Desa Kayubihi Kecamatan Bangli, sementara sasaran non-fisik mencakup penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya.

Sejak dibukanya TMMD ke 120, Personil Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli, yang terdiri dari anggota TNI dari berbagai kesatuan tersebut, bekerja sama dengan warga masyarakat setempat dalam mengerjakan seluruh sasaran. Pekerjaan dilakukan bersama-sama mulai dari pagi hingga sore hari dengan memanfaatkan waktu secara maksimal.

Kapten Cke I Komang Gita, selaku Komandan SSK TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli, mengatakan bahwa pihaknya sangat apresiasi kinerja anggota satgas dan warga yang selalu semangat dan kompak untuk bekerja meyelesaikan proyek ini, cuaca panas dan medan yang menantang, tidak menjadi halangan bagi anggota satgas untuk cepat menyelesaikan proyek ini.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan tugas ini. Kami yakin dengan dukungan penuh dari masyarakat, pekerjaan ini akan selesai tepat waktu,” ucapnya

Progres pekerjaan hingga hari ke enam belas sasaran fisik (pokok) yaitu perkerasan jalan panjang 1.500 meter x 4 meter dengan progres kegiatan sudah mencapai 70 persen, pembuatan DPT/senderan panjang 110 meter x 9,5 meter dengan progres kegiatan sudah mencapai 70 persen, pembuatan saluran beton sepanjang 500 meter dengan progres kegiatan sudah mencapai 80 persen, dan pembuatan gorong – gorong beton panjang 30 meter dengan progres kegiatan sudah mencapai 85 persen.

Selain sasaran pokok TMMD juga mengerjakan sasaran fisik (tambahan) yaitu rehab 1 unit RTLH dengan progres kegiatan sudah mencapai 70 persen, pembuatan 1 unit MCK dengan progres kegiatan sudah mencapai 70 persen, dan rehab tempat ibadah Bale Piasan Pura Puseh Desa Adat Buungan dengan progres kegiatan sudah mencapai 50 persen,

Tak mau ketinggalan, selain sasaran fisik TMMD Ke 120 Kodim 1626/Bangli juga melaksanakan program unggulan Kasad pembuatan sumur bor yang dimana dibuat di tiga lokasi diantaranya di Banjar Tiga dengan progres kegiatan sudah mencapai 80 persen, pembuatan sumur bor di Banjar Linjong dengan progres mencapai 80 persen, dan di Banjar Temaga dengan progres sudah mencapai 90 persen.

Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P selaku Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, menjelaskan bahwa kegiatan TMMD sudah separuh perjalanan dan progres yang dicapai sudah sesuai yang diharapkan, itu semua berkat kerja sama antara satgas TMMD dengan warga sekitar yang terus aktif mendukung kegiatan ini.

“Keberhasilan program TMMD ini sangat tergantung pada kerjasama dan dukungan dari semua pihak. Kami berharap setelah jalan ini selesai, masyarakat dapat merawatnya dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya
(Pendim 1626/Bangli)

Manfaatkan Sela-sela Waktu Istirahat, Personil Satgas TMMD Ke 120 Kodim 1626/Bangli Bantu Warga Panen Jeruk dan Beri Makan Sapi

Bangli – Di tengah pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli, personil Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli tidak hanya fokus pada tugas utama pembangunan infrastruktur, namun juga turut membantu warga dalam kegiatan sehari-hari. Beberapa anggota Satgas TMMD dengan sukarela membantu warga Desa Tiga Kecamatan Susut, Bangli memanen jeruk dan memberi makan sapi di sela-sela waktu istirahat mereka.

Kegiatan TMMD ke 120 di Desa Tiga tahun ini telah membawa dampak signifikan bagi kemajuan desa. Dengan agenda utama berupa pembangunan jalan, Satgas TMMD juga menjalin hubungan erat dengan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan sosial. Beberapa anggota Satgas TMMD terlihat berkumpul di kebun jeruk milik salah satu warga Desa Tiga. Keakraban antara personil TNI dan warga terlihat, mereka saling bertukar cerita sambil memetik buah jeruk.

Pelda Nengah Birawan salah satu personil Satgas TMMD, mengungkapkan bahwa membantu masyarakat adalah bagian dari pengabdian mereka. “Kami di sini bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam segala aspek. Melihat senyum dan rasa syukur mereka adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Selain itu beberapa personil satgas TMMD juga tampak membantu warga dalam memberi makan sapi. Personil Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli menunjukkan betapa mereka berusaha menyatu dengan warga dan memahami kebutuhan sehari-hari mereka. Selain itu, interaksi ini juga menjadi sarana bagi anggota Satgas untuk belajar tentang kehidupan peternakan yang mungkin tidak mereka temui dalam tugas sehari-hari.

Kegiatan-kegiatan seperti ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Dengan adanya program TMMD, semangat tersebut semakin terwujud nyata di Desa Tiga

Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan kepada generasi muda di desa tentang pentingnya saling membantu dan bergotong royong. Banyak anak-anak yang melihat langsung bagaimana anggota TNI dan warga bekerja bersama dengan penuh semangat dan keceriaan.

Melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti yang dilakukan oleh Satgas TMMD di Desa Tiga, diharapkan dapat terus meningkatkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk terus maju dan berkembang.

Selain itu, program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya TNI dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Dengan hadir di tengah-tengah masyarakat, TNI tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan membantu warga memanen jeruk dan memberi makan sapi yang dilakukan oleh Satgas TMMD di Desa Tiga adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara TNI dan masyarakat dapat membawa dampak positif. Melalui kerja sama dan gotong royong, berbagai tantangan dapat diatasi dengan lebih mudah dan efisien. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh Satgas TMMD ini diharapkan dapat terus menginspirasi masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan desa mereka.