Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Personil Satgas TMMD Ke 120 Kodim 1626/Bangli Bersama Warga, Bahu Membahu Membangun Gorong-Gorong Beton

Bangli – Bali, Salah satu sasaran fisik yang menjadi fokus utama dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 120 Kodim 1626/Bangli adalah pembangunan gorong-gorong beton di lokasi TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Desa Tiga Kecamatan Susut Kabupaten Bangli.. Pembangunan gorong-gorong beton ini melibatkan personil Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli dan warga desa Tiga. Semangat gotong royong yang kental terasa sejak hari pertama kegiatan ini dilaksanakan.

“Gotong royong adalah salah satu nilai luhur yang kita junjung tinggi. Melalui TMMD ke 120 ini, kami ingin menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Komandan Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P . “Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif dari warga Desa Tiga yang turut bahu membahu dalam setiap tahap pembangunan.”

Pembangunan gorong-gorong beton ini diawali dengan tahap pembersihan area yang akan dibangun. Selanjutnya, dilakukan penggalian tanah dengan menggunakan alat berat yang didukung oleh tenaga manual dari para personil Satgas TMMD dan warga desa.

Setelah penggalian selesai, tahap berikutnya adalah pemasangan besi tulangan yang menjadi kerangka dasar gorong-gorong beton. Para personil Satgas TMMD dengan sigap memasang besi tulangan dengan ketelitian tinggi untuk memastikan konstruksi yang kokoh dan tahan lama.

Tidak hanya personil TNI yang bekerja keras, warga Desa Tiga juga turut serta dengan penuh semangat membantu dalam proses pembangunan.

Gorong-gorong beton yang dibangun dalam program TMMD ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir saat musim hujan tiba, karena sistem drainase yang lebih baik.

“TMMD adalah salah satu bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan keterampilan,” jelas Letkol Kav Ketut Artha

Anggota Koramil 1626-04/Kintamani dan Polsek Kintamani Amankan Kunjungan Field Trip Delegasi KTT WWF ke 10

Bangli – Wujud sinergitas TNI-POLRI, Anggota Koramil 1626-04/Kintamani bersama Polsek Kintamani melaksanakan pengamanan kegiatan Kunjungan Field Trip Delegasi KTT WWF ke 10. di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli.Kamis ( 23/05/2024 )

Dandim 1626/Bangli Letkol Kav. I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P., melalui Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Inf. I Made Yudha Kencana, menerangkan kegiatan pengamanan dilaksanakan dalam kegiatan kegiatan Kunjungan Field Trip Delegasi KTT WWF ke 10 di wilayah kecamatan Kintamani tepatnya di Dermaga kedisan dan di Pura Segara.

Hadir dalam kegiatan penyambutan Delegasi KTT WWF Ke 10 tersebut antara lain Wakapolres Bangli (Kompol Akbar eka Samosir.)Beserta jajaran polres Bangli, Kepala Bapeda kab Bangli (I Komang udiyana mahardika ), Kapolsek Kintamani (Kompol I Nengah Sukarena)beserta jajaran Polsek Kintamani, Kasat polairud polres Bangli(iptu I Nenah Suyasha), Camat Kintamani (I Ketut Hery Soena Putra ), Babinsa Kedisan (Serka I Nengah Koding) Beserta 2orang dan Babinkamtimas (Aiptu Gusti Ketut Alit).

Selalu Aktif di Desa Binaan, Babinsa Koramil 03/Tembuku Laksanakan Pendampingan Posyandu

Bangli – Bertempat di Balai banjar Bangbang Kelod Desa Bangbang Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli Babinsa Desa Bangbang Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Pelda Kadek Widiarta melaksanakan pendampingan dan
pemantauan kegiatan Posyandu oleh Puskesmas pembantu Desa Bangbang bersama ibu-ibu kader Posyandu Br. Bangbang, kamis (23/05/2024)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bidan Desa Bangbang (Dewa Ayu Indah Purnamasari) beserta kader Posyandu Desa Bangbang, Babinsa Desa Bangbang (Pelda Kadek Widiarta), Kepala wilayah Bangbang Kelod (Wayan Suapta), Ibu-ibu kader Posyandu Flamboyan Br. Bangbang Kelod, anak-anak balita jumlah yang hadir sekitar 32 orang.

Adapun tujuan kegiatan posyandu ini yaitu untuk mengetahui tumbuh kembang Balita dengan dilaksanakan kegiatan penimbangan berat badan, ukur tinggi badan, ukur lingkar kepala serta pemberian makanan asupan tambahan berupa bubur kacang hijau, telur ayam dan buah.

Babinsa Bangbang Pelda Kadek Widiarta mengatakan posyandu sebagai wadah pemeliharaan kegiatan kesehatan masyarakat akan terus rutin kami dampingi, sebagai wujud kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat dan merupakan upaya pencegahan stunting di desa binaan kami.

“Selain pendampingan kehadiran Babinsa pada kegiatan posyandu juga bertujuan untuk membantu kelancaran kegiatan serta memberikan himbauan kepada masyarakat khusus nya kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan ibu hamil agar datang mengikuti posyandu serta memeriksakan kesehatan balita dan kehamilannya secara berkala, dengan begitu kesehatan ibu dan anak terpantau sejak anak masih dalam kandungan”Tambahnya

Secara terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,M.I.P. mengatakan peran aktif Babinsa dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, Kegiatan Posyandu ini juga sangat penting untuk dilaksanakan di wilayah, sehingga memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat dan mudah,” ungkap Dandim

Asa I Wayan Ranis Terwujud Berkat TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli

Bangli – Asa I Wayan Ranis, warga Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, untuk memiliki rumah layak huni akhirnya terwujud. Berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli, rumah miliknya kini telah direhab. Program TMMD ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga desa.

I Wayan Ranis, warga Desa Tiga dengan penghasilan pas-pasan, selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang sangat memprihatinkan kondisinya. Rumahnya, yang terbuat dari batako sudah lama mengalami kerusakan di sana-sini. Atap yang bocor, dinding yang retak, dan lantai yang tidak rata menjadi pemandangan sehari-hari bagi keluarga I Wayan Ranis.

“Saya tidak pernah menyangka bisa memiliki rumah yang layak seperti ini,” ujar I Wayan Ranis dengan mata berkaca-kaca. “Bertahun-tahun kami hidup dalam kondisi rumah yang tidak layak, bahkan untuk memperbaikinya pun kami kesulitan karena keterbatasan biaya.”

Program TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli difokuskan pada pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur desa, termasuk rumah warga yang tidak layak huni. Program ini melibatkan Satgas TMMD yang terdiri dari prajurit TNI, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.

Komandan Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P, menjelaskan bahwa TMMD merupakan salah satu upaya TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di pedesaan. “Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat agar mereka memiliki semangat gotong-royong dan kemandirian,” ujarnya.

Rehabilitasi rumah I Wayan Ranis dimulai dengan pengecekan kondisi awal rumah oleh tim Satgas TMMD untuk mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas perbaikan. Setelah survei, material dan peralatan segera didatangkan ke lokasi. Dalam waktu kurang dari satu bulan, diharapkan rumah I Wayan Ranis yang semula hanya berdinding batako dan atap yang rapuh, dapat berdiri kokoh dengan dinding beton dan atap genteng yang tahan bocor.

Tidak hanya keluarga I Wayan Ranis yang merasakan manfaat dari TMMD ke-120 ini. infrastruktur desa seperti jalan dan fasilitas umum turut dibangun dan diperbaiki. Masyarakat desa merasa program ini sangat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka.

TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli ini merupakan bukti nyata peran aktif TNI dalam membantu masyarakat. Melalui kegiatan ini, TNI tidak hanya menunjukkan kepedulian sosial, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Keberadaan TNI di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan desa mereka.

Letkol Kav I Ketut Artha menambahkan, “Kami akan terus berupaya melaksanakan program-program seperti ini di masa mendatang. TNI selalu siap membantu masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di daerah-daerah yang membutuhkan.”

Dengan adanya rumah baru yang layak huni, I Wayan Ranis dan keluarganya kini memiliki harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. Mereka tidak lagi khawatir akan kondisi rumah yang rusak atau bocor saat hujan.

“Ini adalah awal yang baru bagi kami,” kata I Wayan Ranis. “Saya berharap program ini bisa terus berlanjut dan membantu lebih banyak keluarga yang membutuhkan. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat dalam TMMD ini. Kebaikan mereka tidak akan pernah kami lupakan.”

Berpacu Dengan Waktu, Pengaspalan Jalan Sepanjang 1,5 km dalam Kegiatan TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli Terus Dikebut

Bangli — Pengaspalan jalan sepanjang 1,5 km yang merupakan sasaran fisik utama dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli terus dikebut. Para personil Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli bersama warga setempat berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan pengerasan jalan yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian di desa tersebut.

Di bawah terik matahari dan di antara kepulan asap aspal, personil Satgas TMMD bersama warga tak kenal lelah bekerja keras bahu membahu. Keberhasilan pengerjaan jalan ini menjadi cerminan sinergi yang kuat antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang lebih baik untuk kesejahteraan bersama.

Kegiatan TMMD ke-120 di wilayah Kodim 1626/Bangli, yang dimulai sejak 8 Mei 2024, menargetkan beberapa sasaran fisik dan non-fisik. Sasaran fisik utama adalah pengaspalan jalan sepanjang 1,5 km yang menghubungkan Desa Tiga Kecamatan Susut dan Desa Kayubihi Kecamatan Bangli, sementara sasaran non-fisik mencakup penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya.

Sejak dibukanya TMMD ke 120, Personil Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli, yang terdiri dari anggota TNI dari berbagai kesatuan tersebut, bekerja sama dengan warga setempat dalam mengangkut material, memadatkan tanah, dan mengaspal jalan. Pekerjaan dilakukan mulai pagi hingga sore hari untuk memanfaatkan waktu secara maksimal.

Kapten Cke I Komang Gita, Komandan SSK TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli, menjelaskan bahwa cuaca panas dan kondisi medan yang menantang menjadi salah satu kendala utama dalam pengerjaan proyek ini. “Namun, semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan tugas ini. Kami yakin dengan dukungan penuh dari masyarakat, pekerjaan ini akan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Pengaspalan jalan ini diharapkan memberikan berbagai dampak positif bagi masyarakat setempat. Akses jalan yang baik akan mempermudah mobilitas warga, mempersingkat waktu tempuh, serta meningkatkan aktivitas ekonomi di desa Tiga. Selain itu, akses yang lebih baik juga diharapkan dapat menarik investasi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan TMMD ke 120 ini tidak hanya terlihat dari bantuan tenaga dalam pengerjaan sasaran fisik, tetapi juga dalam menyediakan konsumsi bagi para personil TNI yang bekerja. Setiap harinya, warga menyiapkan makanan dan minuman bagi Satgas TMMD, menunjukkan rasa gotong royong dan kebersamaan yang tinggi.
Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P berharap bahwa kegiatan TMMD ini dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa depan. “Keberhasilan program TMMD ini sangat tergantung pada kerjasama dan dukungan dari semua pihak. Kami berharap setelah jalan ini selesai, masyarakat dapat merawatnya dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tutur Letkol Ketut Artha

Program TMMD ke-120 di wilayah Kodim 1626/Bangli merupakan salah satu bukti nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI diharapkan sebagai motor penggerak pembangunan di pedesaan. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, proyek pengaspalan jalan sepanjang 1,5 km ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, berbagai tantangan dalam pembangunan dapat diatasi. Ke depan, diharapkan lebih banyak program serupa yang dapat dilaksanakan di berbagai daerah, membawa perubahan positif dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Melalui Seni Gambelan Babinsa Koramil 03/Tembuku Eratkan Komunikasi Bersama Siswa SMP di Wilayah Binaan

Bangli – Jalin komunikasi bersama siswa SMP di wilayah binaan Babinsa Yangapi Koramil 03/Tembuku jajaran Kodim 1626/Bangli Serka I Putu Sutarga,S.M. bersama Siswa SMP N 4 Tembuku melaksanakan komunikasi sosial pada kegiatan Latihan karawitan atau gambelan bertempat di Balai Desa Yangapi , Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli rabu (22/05/2024)

Babinsa Yangapi Serka I Putu Sutarga,S.M. mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu untuk melestarikan budaya bali yang berada di Desa Yangapi

“Kegiatan ini perlu kita kembangkan di mana kita perlu adanya pembinaan khusus kepada anak-anak remaja guna mempererat silaturahmi dan menjalin kebersamaan,” tuturnya

“Kegiatan gambelan bali merupakan seni budaya yang perlu dikembangkan dan dilestarikan serta dijaga dengan mengenalkan kepada anak generasi muda, khususnya Siswa SMP N 4 Tembuku yang berada di wilayah Desa Yangapi Kegiatan ini juga sebagai sarana komunikasi sosial dalam pelestarian seni dan budaya”pungkasnya.

Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara,S.H.,M.I.P. mengatakan komunikasi sosial ini menjadi tugas dan tanggung jawab Babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah di bidang seni dan budaya untuk lebih mempererat hubungan antara Babinsa dengan warga binaannya.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat melestarikan seni budaya dan bisa dilaksanakan secara rutin sehingga dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di sekolah khususnya kesenian gambelan bali.

“Ini juga merupakan salah satu bentuk kedekatan antara Babinsa dan siswa siswa yang ada di wilayah binaannya untuk menciptakan kerukunan antara TNI bersama rakyat sehingga tercapailah kemanunggalan TNI dengan rakyat,”ungkap Dandim

Babinsa Dan Masyarakat Bekerja Sama Gotong-royong Perbaiki Jalan Rusak di Desa Bunutin

Bangli – Babinsa akan selalu ada di tengah masyarakat dan turut terlibat dalam segala kegiatan di wilayah binaannya, dalam meningkatkan keamanan dan perekonomian warga di wilayah desa binaan Anggota Koramil 04/Kintamani Kodim 1626/Bangli, gotong-royong bersama warga memperbaiki jalan yang rusak di Desa Bunutin, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Rabu (22/05/2024).

Sertu Nyoman Lodra mengatakan Babinsa diharapkan mampu memberi contoh yang baik dan teladan di tengah masyarakat, sehingga dapat memberikan motivasi dan semangat gotong-royong dalam pembangunan di wilayah binaannya.

Dengan adanya gotong-royong ini diharapakan mempercepat pengerjaannya, sehingga masyarakat yang melintas di jalan ini tidak khawatir jatuh, selain itu dapat membantu proses kelancaran petani membawa hasil pertaniannya, karena masyarakat Desa Bunutin sebagian besar profesinya adalah bertani, ungkap Sertu Nyoman Lodra

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan tali silahturahmi serta dapat mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P., mengatakan, “Menjalin sebuah kemitraan ini merupakan langkah positif guna terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat sehingga mampu membentuk situasi yang aman dan kondusif dilingkungan desa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap Desa Binaannya, dilaksanakan secara bergotong royong akan serasa lebih mudah, Gotong royong selain merupakan cerminan budaya masyarakat Indonesia, juga banyak manfaatnya, pekerjaan jadi ringan, cepat dan indah dilihat, sifat gotong royong ini harus terus dilakukan, karena merupakan budaya asli dari bangsa Indonesia,” pungkasnya.