Bangli – Dalam semangat gotong royong dan kebersamaan, anggota satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 di Kodim 1626/Bangli bersama warga melaksanakan pengaspalan jalan yang menghubungkan Desa Tiga dan Desa Kayubihi
Kegiatan pengaspalan jalan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan akses yang lebih baik dan lebih aman. Jalan yang mulus dan terawat diharapkan dapat mempercepat mobilitas penduduk serta membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi warga setempat.
Proses pengaspalan jalan ini melibatkan anggota TNI yang tergabung dalam satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli bersama warga masyarakat setempat. Dengan dibantu alat berat personel terus bekerja keras untuk memastikan bahwa hasil akhir dari pengaspalan ini akan tahan lama dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Warga setempat tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga turut serta dalam kegiatan tersebut.
Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P mengatakan dengan diperkerasnya jalan ini, diharapkan akan ada peningkatan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat setempat. Transportasi yang lebih efisien akan memudahkan distribusi barang dan jasa, pendidikan dan layanan kesehatan akan lebih mudah diakses, dan pada akhirnya, ini akan berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal.
Bangli — Sebagai salah satu bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120, Kodim 1626/Bangli melaksanakan kegiatan pembersihan pasar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat di Areal Pasar Tradisional dan Pasar Hewan Kayuambua, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., ini turut dihadiri Pasi Terdim 1626/Bangli (Kapten Inf Dewa Gede Yudhawan), Pasi Logdim 1626/Bangli (Kapten Chb I Nengah Sulendra), Camat Susut (Dewa Putu Apriyanta, S.STP., M.Si), Kapolsek Susut (AKP I Nengah Suarjana), Kepala Sekolah SMA N 1 Susut (I Dewa Gede Anom, S.Pd., M.Pd.), serta Kepala Pasar Tradisional dan Pasar Hewan Kayuambua.
Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari Anggota Kodim 1626/Bangli, Anggota Polsek Susut, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Bangli, staf pemerintahan Kecamatan Susut, Kepala Desa Tiga beserta staf, siswa-siswi SMA N 1 Susut, dan masyarakat Desa Tiga.
Dalam keterangannya Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kesehatan masyarakat. “Kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan untuk membawa dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat. Mari kita laksanakan kegiatan ini dengan semangat dan ikhlas,” ujar Dansatgas
Kegiatan pembersihan pasar ini mencakup pengumpulan sampah organik dan non-organik serta penanganan rumput liar di dalam dan sekitar area Pasar Tradisional dan Pasar Hewan Kayuambua. Ini adalah salah satu dari serangkaian kegiatan TMMD Ke-120 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan sekitar.
TMMD Ke-120 merupakan program kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah pedesaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Bangli – Dengan semangat yang tak pernah padam, Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., terjun langsung ke lokasi TMMD ke 120 di Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kehadiran Dansatgas untuk mengawasi dan mengecek progres pekerjaan yang sedang berlangsung di lokasi TMMD. Tidak hanya itu Letkol Ketut bahkan tidak canggung canggung turut mengangkut batu dan membuat campuran cor untuk DPT.
TMMD ke-120 yang dilaksanakan oleh Kodim 1626/Bangli ini berlangsung selama 30 hari, mulai dari tanggal 8 Mei hingga 6 Juni 2024. Dengan anggaran yang berasal dari APBD Kabupaten Bangli, program ini menargetkan beberapa sasaran fisik utama, seperti perkerasan jalan sepanjang 1.500 meter, pembuatan DPT (Dinding Penahan Tanah) sepanjang 110 meter dengan tinggi 9,5 meter, dan saluran beton sepanjang 500 meter. Selain itu, ada juga sasaran fisik tambahan yang meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan MCK, sumur bor, dan rehab tempat ibadah Pura.
Kehadiran Dansatgas TMMD di lokasi memberikan motivasi dan semangat bagi anggota satgas dan masyarakat yang bekerja bahu-membahu. “Kami merasa terhormat dan termotivasi dengan kehadiran Dansatgas yang turut serta bekerja bersama kami. Ini menunjukkan bahwa TNI benar-benar peduli dan ingin memastikan bahwa setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik,” ungkap salah satu warga Desa Tiga.
Program TMMD ke-120 ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan mobilitas warga desa. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat meningkat dan membuka peluang-peluang baru untuk kemajuan desa.
Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, masyarakat, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program TMMD ini. Mari kita terus bergandengan tangan untuk membangun negeri, khususnya dari desa-desa yang merupakan fondasi dari negara kita,” tutupnya.
Bangli – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Bangli memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 TA 2024 Kodim 1626/Bangli. Dukungan ini merupakan wujud nyata dari partisipasi generasi muda/pelajar dalam pembangunan nasional, khususnya dalam program TMMD yang telah lama dikenal sebagai salah satu program TNI dalam memperkuat kemanunggalan TNI dan Rakyat.
OSIS SMAN 1 Bangli menyerahkan dukungan logistik kepada personil satgas dan masyarakat yang bekerja keras di lokasi TMMD. Logistik tersebut diserahkan langsung di lokasi TMMD oleh Putu Agus Aditya Putra Artawan, salah satu pengurus OSIS, bersama empat pengurus lainnya dan diterima langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P.
Kegiatan TMMD ke-120 di Kabupaten Bangli ini merupakan kolaborasi antara TNI dan masyarakat setempat dalam upaya transformasi kesejahteraan melalui pembangunan desa. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Dukungan dari OSIS SMAN 1 Bangli ini menunjukkan bahwa kolaborasi ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
OSIS SMAN 1 Bangli telah lama dikenal aktif dalam setiap kegiatan sosialnya. Dukungan yang diberikan dalam TMMD ke 120 ini adalah salah satu dari banyak inisiatif yang telah dilakukan oleh OSIS dalam mendukung kegiatan sosial dan pembangunan di daerah mereka. Keterlibatan aktif para siswa dalam kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan karakter, di mana mereka dapat memahami pentingnya kerjasama dan kontribusi untuk kepentingan bersama.
Dansatgas TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada OSIS SMAN 1 Bangli atas dukungan yang diberikan. Beliau menekankan bahwa dukungan dari OSIS ini sangat berarti dan memberikan motivasi tambahan bagi personil satgas dan masyarakat yang bekerja di lapangan. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih atas dukungan dari OSIS SMAN 1 Bangli. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih sangat kuat di kalangan generasi muda,” ujar Dansatgas.
Kegiatan TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli telah menunjukkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat diperkuat dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk generasi muda. Dukungan dari OSIS SMAN 1 Bangli ini adalah contoh nyata dari peran serta pemuda dalam pembangunan bangsa, dan diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak lagi elemen masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan serupa di masa yang akan datang.
Bangli – Ditengah Padatnya jadwal kegiatan TMMD, Personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke – 120 Kodim 1626/Bangli sempatkan diri lakukan Komsos terhadap salah satu warga di Desa Tiga Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, Rabu (15/5/24)
Kali ini komsos yang dilakukan oleh Personel TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli terhadap warga a.n Ibu Nengah Kartini yang sedang melakukan kegiatan menganyam kerajinan bambu.
Kegiatan Komsos tersebut di pimpin oleh Pelda I Nengah Birawan beserta 2 orang anggota Satgas dengan tujuan untuk memberikan semangat dan motifasi dalam menjalankan profesi pekerjaannya.
Ibu Nengah begitu antusias menerima kehadiran TNI melalui Program TMMD yang nantinya berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat terutama bidang pertanian dan peternakan serta kerajinan.
“Kami sangat senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI di Desa Kami, kami tidak menyangka kalau jalan yang selama ini kita impikan akhirnya akan segera terwujud, Bapak-bapak sangat ramah dan suka membantu kami, trimaksih bapak,” ucap Bu Nengah.
Pelda Nengah Birawan mengatakan bahwa kegiatan Komsos ini sangat penting dilaksanakan untuk menjalin keakraban antara Personel Satgas TMMD dengan warga masyarakat sekitar.
“Memang kegiatan TMMD sangat padat selain kita mengerjakan sasaran fisik pokok yaitu pengerjaan jalan dengan panjang 1.500 M kita juga mengerjakan sasaran tambahan seperti RTLH, Perbaikan Pura dan lain-lain,” terangnya.
Dalam sasaran fisik (pokok) TMMD Ke-120 yaitu perkerasan jalan yang menghubungkan Desa Tiga Kecamatan Susut dengan Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli nanti akan mempercepat dan mempersingkat jalur transportasi dan dapat mempermudah jalinan silaturahmi masyarakat antar desa,
“Disamping itu ada pula ada kegiatan nonfisik lain seperti sosialisasi, penyuluhan dan kesehatan dan kegiatan lainnya yang semuanya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera.” jelasnya. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Dalam rangka kegiatan Sasaran Non Fisik TMMD Ke-120 Kodim 1626/Bangli TA 2024 telah menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Pertanian dan Peternakan dengan tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Di Wilayah” dengan mengundang Narasumber dari Dinas PKP dan Perikanan Kab. Bangli yang digelar di Balai Banjar Pukuh, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Rabu (15/5/2024).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Perwira Seksi Teritorial Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Dewa Gede Yudawan, Kabid Peternakan dan Keswan Dinas PKP dan Perikanan Kab. Bangli Drh I Made Armana sebagai narasumber, Anggota Staf Kordinator PPL UPT Dinas PKP dan Peternakan Kec. Susut Nikodemus Nggaba sebagai narasumber, dan peserta penyuluhan yaitu dari warga masyarakat Banjar Pukuh Desa Tiga yang seluruhnya berjumlah 50 Orang.
Dalam sambutannya Perwira Seksi Teritorial Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Dewa Gede Yudawan mengucapkan terimakasih kepada narasumber serta warga masyarakat yang sudah hadir dalam kegiatan penyuluhan Pertanian dan Peternakan yang merupakan sasaran non fisik TMMD Ke-120 Kodim 1626/Bangli TA 2024.
Ia juga berharap dengan dilaksanakan kegiatan penyuluhan ini bisa bermanfaat bagi warga masyarakat, untuk itu dipersilahkan menyimak dengan baik apa yang disampaikan oleh narasumber, bagi warga yang belum mengerti dengan hal-hal yang disampaikan, dipersilahkan ditanyakan ke narasumber.
Penyampaian dari Drh I Made Armana selaku narasumber menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kodim 1626/Bangli, kami merasa terhormat diundang menjadi narasumber untuk mengisi kegiatan non fisik dalam rangka TMMD Ke-120.
Pada kesempatan ini kami akan menyampaikan materi tentang penyakit PMK dimana penyakit PMK muncul kembali di Indonesia khususnya khususnya Bali pada tanggal 7 April 2022, sesuai data kasus PMK yang dilaporkan ke Pusat kasus terkonfirmasi positif PMK di kabupaten Bangli sebanyak 8 kasus.
“Penyakit PMK menyerang hewan ternak berkuku belah, PMK disebabkan oleh virus RNA rantai dan masa inkubasi sangat cepat 2 s.d 14 hari, penularan sangat cepat tetapi tingkat kematian sangat rendah” jalanya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tanda – tanda klinis ternak terjangkit PMK yaitu antara lian hipersalipasi (keluar air liur pada mulut secara berlebihan), lepuh pada mulut, lepuh dan bengkak pada kaki, suhu badan meninggi dan nafsu makan menurun, sapi perah akan timbul gejala bengkak pada puting susu dan air susunya tidak maksimal.
Penularan penyakit PMK yaitu Inseminasi buatan (IB), melalui udara, kontak langsung dan juga melalui vektor. Faktor predisposisi/faktor-faktor yang mempermudah penyebaran virus PMK antara lain faktor hospes/penyelundupan tidak terkontrol hewan ternak yang tertular virus PMK, dan faktor alam
Lanjut, penyakit PMK bisa di diagnosa secara klinis maupun secara laboratorium, pencegahan virus PMK dengan cara karantina dan menghentikan mobilitas jual beli, Stamping out (pemusnahan), Tracking (penelusuran), Surveilans, Kontrol hewan liar, Kontrol vektor dan KIE (penyuluhan). Tindak lanjut wabah yaitu dengan upaya Biosekunti KIE (penyuluhan), vaksinasi dan pemotongan bersyarat terhadap hewan tertular.
“Dari seluruh penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa penyakit PMK sangat berbahaya karena dapat merugikan masyarakat secara ekonomi” tegasnya.
Dilanjutkan dengan tanya jawab dan penyuluhan tentang pertanian yang disimpulkan bahwa narasumber menyarankan kepada warga dalam menangani penyakit yang menyerang tanaman lebih mengutamakan gunakan obat-obatan yang alami dan harapannya sebisa mungkin mengurangi penggunaan pestisida. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Guna menjalin silaturahmi dengan warga di wilayah binaan Babinsa Desa Undisan Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Serda I Nyoman Suganda menghadiri Upacara manusia yadnya (pernikahan) warga di Br Undisan kaja, Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Kamis (16/5/24)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Undisan I Ketut Suardika Yasa, Babinsa Desa Undisan Serda I Nyoman Suganda, Bhabinkamtibmas Aipda I Nyoman Sugiantara, Bendesa Adat Undisan Kaja I Nyoman Cawa, Kadus Undisan Kaja I Nyoman Sandiyasa, dan para Pecalang Desa Undisan Kaja.
Babinsa Undisan Serda I Nyoman Suganda mengatakan kegiatan menghadiri undangan pernikahan ini sekaligus untuk menjalin silaturahmi dengan warga desa binaan yang sedang berada di lokasi pesta, dengan para tamu undangan lainnya serta memberikan ucapan selamat dan doa restu kepada mempelai. Selain itu juga menjalin komunikasi sosial bersama warga masyarakat.
“Betapa pentingnya menjalin kerukunan hidup antara sesama warga, selalu memiliki rasa saling menghormati, memiliki jiwa kebersamaan dan tertanam sifat gotong – royong,” ujar Babinsa.
Pentingnya menjalin hubungan yang harmonis dan bersosialisasi dengan warga binaan merupakan hal yang biasa dilakukan terkait dengan komunikasi dua arah yang baik, sehingga dapat mengetahui hal-hal yang terkait di lingkungan masyarakat.
Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. mengatakan, sudah menjadi tugas seorang Babinsa untuk menyambangi warga tanpa melihat status sosial, ekonomi ketika melakukan silaturahmi, sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga binaannya sekaligus kegiatan ini merupakan ajang bersilaturahmi dengan masyarakat guna menciptakan keamanan.
“Kegiatan ini merupakan langkah dan upaya TNI dalam menjalin kemitraan dengan semua potensi masyarakat, Babinsa sebagai basis deteksi dini untuk menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan Desa binaan sekaligus memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. jelas Dandim (Pendim 1626/Bangli)
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.