Bangli – Memasuki hari ketujuh, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-120 Kodim 1626/Bangli telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Berlokasi di Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, progres pengerjaan sasaran fisik telah mencapai persentase yang menggembirakan.
Dengan semangat yang tak kunjung padam, personel satgas TMMD Kodim 1626/Bangli bersama warga terus berkerja keras dalam menyelesaikan semua sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-120 Tahun Anggaran 2024.
Dansatgas TMMD Ke 120 Kodim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P mengatakan pengerjaan pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter telah berhasil mencapai 30% dari target. Ini merupakan langkah maju dalam memperbaiki infrastruktur dan memudahkan akses transportasi bagi warga setempat. Sementara itu pengerjaan DPT (Drainase, Pengaman, dan Trotoar) yang sedang dibangun telah mencapai 25% dari panjang total 110 meter.
” Untuk pembuatan gorong-gorong beton mencapai 10% dan saluran beton yang direncanakan sepanjang 500 meter telah mencapai 30% dari target. Dengan kerja keras dan dedikasi yang tinggi, diharapkan semua sasaran fisik dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan.” ujar Dansatgas
Letkol Ketut optimis dengan progres yang terus berjalan, kami optimis bahwa TMMD Ke-120 ini akan selesai tepat waktu dan dengan hasil yang maksimal. Semoga upaya ini akan membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tiga dan sekitarnya.. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli telah memasuki tahap pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter. Di garis depan kegiatan tersebut Kapten Cke I Komang Gita, sebagai Dan SSK TMMD ke-120, tidak hanya memimpin pasukan tetapi juga secara langsung mengoperasikan alat berat untuk pengerasan jalan.
Kapten Gita, dengan keahlian yang dimilikinya menunjukkan bahwa kepemimpinan efektif tidak hanya datang dari strategi, tetapi juga dari kemampuan untuk turun tangan dan bekerja bersama tim. “Kami berada di sini untuk bekerja bersama masyarakat, dan saya senang bisa memberikan kontribusi langsung,” ujar Kapten Gita saat ditemui di lokasi TMMD.
Kegiatan TMMD ke-120 ini merupakan bagian dari komitmen Kodim 1626/Bangli dalam mendukung perekonomian masyarakat pedesaan di wilayah Kabupaten Bangli. Selain pengerasan jalan, TMMD ke-120 juga menargetkan pembuatan DPT sepanjang 110 meter dengan tinggi 9,5 meter, dan saluran beton sepanjang 500 meter serta dengan sasaran fisik tambahan seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan MCK, sumur bor, dan rehab tempat ibadah Pura. Dengan semangat “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah,” kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Kapten Cke I Komang Gita dan anggotanya terus bekerja keras untuk menyelesaikan sasaran fisik TMMD ke-120, yang akan berlangsung selama 30 hari, dari tanggal 8 Mei hingga 6 Juni 2024. Dengan dedikasi dan kerja keras, mereka berharap dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di Desa Tiga. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di lokasi TMMD, Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli melaksanakan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik I Wayan Ranis sebagai salah satu sasaran fisik tambahan dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 TA 2024 Kodim 1626/Bangli.
” Kegiatan rehab RTLH tersebut saat ini pada tahap pemasangan batako untuk dinding tembok. Rehabilitasi RTLH milik I Wayan Ranis diharapkan dapat menjadi contoh bagi upaya-upaya serupa di masa depan, menandai perubahan positif dalam komunitas. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap warga masyarakat memiliki perumahan yang layak,” ujar Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P Dansatgas TMMD Kodim 1626/Bangli.
Dengan bantuan dan kerja keras dari anggota TNI dan dukungan masyarakat setempat, rehab RTLH ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan dengan hasil yang memuaskan. Ini adalah bukti nyata dari semangat gotong royong dan kerjasama yang menjadi fondasi dari program TMMD. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Ditengah Padatnya jadwal kegiatan TMMD, Personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke – 120 Kodim 1626/Bangli sempatkan diri lakukan Komsos terhadap salah satu warga di Desa Tiga Kecamatan Susut Kabupaten Bangli, Rabu (15/5/24)
Kali ini komsos yang dilakukan oleh Personel TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli terhadap warga a.n Ibu Nengah Kartini yang sedang melakukan kegiatan menganyam kerajinan bambu.
Kegiatan Komsos tersebut di pimpin oleh Pelda I Nengah Birawan beserta 2 orang anggota Satgas dengan tujuan untuk memberikan semangat dan motifasi dalam menjalankan profesi pekerjaannya.
Ibu Nengah begitu antusias menerima kehadiran TNI melalui Program TMMD yang nantinya berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat terutama bidang pertanian dan peternakan serta kerajinan.
“Kami sangat senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI di Desa Kami, kami tidak menyangka kalau jalan yang selama ini kita impikan akhirnya akan segera terwujud, Bapak-bapak sangat ramah dan suka membantu kami, trimaksih bapak,” ucap Bu Nengah.
Pelda Nengah Birawan mengatakan bahwa kegiatan Komsos ini sangat penting dilaksanakan untuk menjalin keakraban antara Personel Satgas TMMD dengan warga masyarakat sekitar.
“Memang kegiatan TMMD sangat padat selain kita mengerjakan sasaran fisik pokok yaitu pengerjaan jalan dengan panjang 1.500 M kita juga mengerjakan sasaran tambahan seperti RTLH, Perbaikan Pura dan lain-lain,” terangnya.
Dalam sasaran fisik (pokok) TMMD Ke-120 yaitu perkerasan jalan yang menghubungkan Desa Tiga Kecamatan Susut dengan Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli nanti akan mempercepat dan mempersingkat jalur transportasi dan dapat mempermudah jalinan silaturahmi masyarakat antar desa,
“Disamping itu ada pula ada kegiatan nonfisik lain seperti sosialisasi, penyuluhan dan kesehatan dan kegiatan lainnya yang semuanya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera.” jelasnya. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Dalam rangka kegiatan Sasaran Non Fisik TMMD Ke-120 Kodim 1626/Bangli TA 2024 telah menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Pertanian dan Peternakan dengan tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Di Wilayah” dengan mengundang Narasumber dari Dinas PKP dan Perikanan Kab. Bangli yang digelar di Balai Banjar Pukuh, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Rabu (15/5/2024).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Perwira Seksi Teritorial Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Dewa Gede Yudawan, Kabid Peternakan dan Keswan Dinas PKP dan Perikanan Kab. Bangli Drh I Made Armana sebagai narasumber, Anggota Staf Kordinator PPL UPT Dinas PKP dan Peternakan Kec. Susut Nikodemus Nggaba sebagai narasumber, dan peserta penyuluhan yaitu dari warga masyarakat Banjar Pukuh Desa Tiga yang seluruhnya berjumlah 50 Orang.
Dalam sambutannya Perwira Seksi Teritorial Kodim 1626/Bangli Kapten Inf I Dewa Gede Yudawan mengucapkan terimakasih kepada narasumber serta warga masyarakat yang sudah hadir dalam kegiatan penyuluhan Pertanian dan Peternakan yang merupakan sasaran non fisik TMMD Ke-120 Kodim 1626/Bangli TA 2024.
Ia juga berharap dengan dilaksanakan kegiatan penyuluhan ini bisa bermanfaat bagi warga masyarakat, untuk itu dipersilahkan menyimak dengan baik apa yang disampaikan oleh narasumber, bagi warga yang belum mengerti dengan hal-hal yang disampaikan, dipersilahkan ditanyakan ke narasumber.
Penyampaian dari Drh I Made Armana selaku narasumber menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kodim 1626/Bangli, kami merasa terhormat diundang menjadi narasumber untuk mengisi kegiatan non fisik dalam rangka TMMD Ke-120.
Pada kesempatan ini kami akan menyampaikan materi tentang penyakit PMK dimana penyakit PMK muncul kembali di Indonesia khususnya khususnya Bali pada tanggal 7 April 2022, sesuai data kasus PMK yang dilaporkan ke Pusat kasus terkonfirmasi positif PMK di kabupaten Bangli sebanyak 8 kasus.
“Penyakit PMK menyerang hewan ternak berkuku belah, PMK disebabkan oleh virus RNA rantai dan masa inkubasi sangat cepat 2 s.d 14 hari, penularan sangat cepat tetapi tingkat kematian sangat rendah” jalanya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tanda – tanda klinis ternak terjangkit PMK yaitu antara lian hipersalipasi (keluar air liur pada mulut secara berlebihan), lepuh pada mulut, lepuh dan bengkak pada kaki, suhu badan meninggi dan nafsu makan menurun, sapi perah akan timbul gejala bengkak pada puting susu dan air susunya tidak maksimal.
Penularan penyakit PMK yaitu Inseminasi buatan (IB), melalui udara, kontak langsung dan juga melalui vektor. Faktor predisposisi/faktor-faktor yang mempermudah penyebaran virus PMK antara lain faktor hospes/penyelundupan tidak terkontrol hewan ternak yang tertular virus PMK, dan faktor alam
Lanjut, penyakit PMK bisa di diagnosa secara klinis maupun secara laboratorium, pencegahan virus PMK dengan cara karantina dan menghentikan mobilitas jual beli, Stamping out (pemusnahan), Tracking (penelusuran), Surveilans, Kontrol hewan liar, Kontrol vektor dan KIE (penyuluhan). Tindak lanjut wabah yaitu dengan upaya Biosekunti KIE (penyuluhan), vaksinasi dan pemotongan bersyarat terhadap hewan tertular.
“Dari seluruh penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa penyakit PMK sangat berbahaya karena dapat merugikan masyarakat secara ekonomi” tegasnya.
Dilanjutkan dengan tanya jawab dan penyuluhan tentang pertanian yang disimpulkan bahwa narasumber menyarankan kepada warga dalam menangani penyakit yang menyerang tanaman lebih mengutamakan gunakan obat-obatan yang alami dan harapannya sebisa mungkin mengurangi penggunaan pestisida. (Pendim 1626/Bangli)
Bangli – Bertempat di Kantor Desa Bangbang Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli Babinsa Desa Bangbang Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli Pelda Kadek Widiarta melaksanakan pemantauan dan pendampingan penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa tahap V bulan Mei tahun 2024 kepada warga Desa Bangbang yang kurang mampu dan sakit menahun.pada rabu (15/05/2024)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Bangbang (Pande Pandu Winata, A.Md.Kep), Babinsa Desa Bangbang (Pelda Kadek Widiarta), Sekdes beserta bendahara Desa Bangbang, Para Kadus sepedesaan Bangbang serta penerima BLT jumlah yg hadir sekitar 30 orang
Babinsa Bangbang Pelda Kadek Widiarta mengatakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Desa) ini bersumber dari Dana Desa sebagai tindak lanjut program dan kebijakan pemerintah terkait kemiskinan.
Lebih lanjut Babinsa menjelaskan BLT-DD tersebut di terima dengan jumlah nominal sebesar Rp300.000,- di bulan Mei 2024 dengan total 18 Kepala Keluarga (KK) sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, kami harapkan kepada seluruh masyarakat yang telah menerima bantuan tersebut agar digunakan secara bijak dan seperlunya,” pungkasnya.
Di tempat terpisah, Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara,S.H.,M.I.P. mengatakan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa ini kepada warga binaannya agar kegiatan tersebut dapat berjalan tertib dan lancar.
“Pendampingan ini di lakukan untuk memastikan dalam Penyaluran tepat sasaran dan kegiatan penyaluran BLT-Desa berjalan dengan aman,” ungkap dandim
Bangli – Anggota Koramil 1626-04/Kintamani menghadiri acara Sosialisasi dan Pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang bertempat di ruang rapat kantor Desa Buahan Kec. Kintamani, Selasa kemarin (14/05/2024).
Babinsa Desa Buahan Kopda Made Saliman menjelaskan,” Kegiatan tersebut dalam rangka sosialisasi serta pembentukan kepengurusan kader Kampung KB desa Buahan,dan diharapkan Kampung Keluarga Berkualitas atau Kampung KB (Keluarga Berkualitas) memiliki nilai strategis untuk melahirkan generasi bangsa Indonesia yang berkualitas”.
“Pembentukan Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) merupakan wujud dari inovasi baru yang dicetuskan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Inovasi di bentuknya Kampung KB bertujuan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga melaksanakan pembangunan mulai dari keluarga sehingga mampu mengahasilkan keluarga kecil berkualitas,”kata Kopda Made Saliman.
Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan antara lain, Penyuluh KB (Ketut Sudiarsa) beserta 2 orang, Kepala Desa Buahan (I Wayan Suardi), Babinsa Desa Buahan (Kopda I Made Saliman), Babinkantibmas Desa Buahan (Aiptu I Putu Arimbawa), Ketua BPD(I Ketut Sinah), Kadus Banjar Buahan (I Wayan Suastika), Kadus Banjar Binyan (Kdk Dwi Darma Putra), Kadus Banjar Tabih (I Nengah Mudana), Bendesa Adat Buahan (I Nyoman Surama), Bendesa Adat Binyan (I Ketut Desi), Kader Posyandu, BKL(Bina Keluarga Lansia) dan BKB(Bina Keluarga Balita) berjumlah 30 orang.
Ditempat terpisah Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara S.H., M.I.P., mengatakan,” bahwa Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) merupakan salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan prioritas program pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana di Lapangan. Pada Kampung Keluarga Berkualitas, terdapat Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku) dan Dapur Sehat Atasi Stunting yang merupakan komponen yang melekat dalam keberadaan Kampung KB yang juga merupakan tugas kita bersama termasuk TNI,” Dandim.
Kodim 1626/Bangli merupakan satuan kewilayahan yang berada dibawah komando Korem 163/Wira Satya. Kodim 1626/Bangli memiliki wilayah teritorial yang meliputi Kabupaten Bangli. Markas Kodim 1626/Bangli berada di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.