Rulet, blackjack ve slot oyunlarını deneyimlemek için bettilt giriş sayfasına giriş yapılmalı.

Satgas TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli Mulai Pasang Tiang Bale Piasan di Pura Puseh Penyungsung Banjar Buungan

Bangli – Perehaban Bale Piasan Pura Puseh Penyungsung Banjar Buungan yang merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli tengah memasuki tahap pemasangan tiang. Rehab Bale Piasan tersebut diharapkan selesai sebelum penutupan kegiatan TMMD.

Dalam beberapa minggu terakhir, Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli bersama masyarakat telah bekerja keras untuk menyelesaikan perehaban salah pura di Desa Tiga tersebut. Mulai dari proses awal meliputi pembongkaran bangunan lama hingga pembuatan pondasi, sampai hari ini progres pengerjaannya telah mencapai 60 %.

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P selaku Dansatgas TMMD ke 120 menjelaskan bahwa pemasangan tiang Bale Piasan merupakan tahap penting. “Tiang Bale Piasan adalah struktur utama yang harus berdiri kokoh dan kuat. Tiang tersebut menggunakan material kayu terbaik dan tenaga ahli untuk memastikan bahwa tiang ini dapat menopang struktur Bale Piasan dengan baik,” kata Letkol Ketut.

Keberhasilan kegiatan TMMD ini adalah partisipasi aktif dari masyarakat Desa Tiga. Setiap hari, warga setempat turut membantu dalam berbagai pekerjaan fisik, mulai dari pengangkutan material hingga pekerjaan teknis lainnya. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Pengerjaan rehab Bale Piasan di Pura Puseh ini diharapkan selesai sebelum penutupan TMMD ke-120. Dengan selesainya proyek ini, masyarakat Banjar Buungan Desa Tiga akan memiliki tempat ibadah yang lebih baik untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan dan adat.

Letkol Ketut Artha menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam TMMD ke-120 ini. “Kami bangga dapat berkontribusi untuk masyarakat Desa Tiga. Semoga hasil kerja keras kita bersama ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi desa ini,” pungkasnya.

Perehaban Bale Piasan di Pura Puseh Penyungsung Banjar Buungan oleh Satgas TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam kegiatan TMMD kali ini. Dengan semangat gotong royong dan kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat, pengerjaan rehab ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Banjar Buungan. Melalui kegiatan TMMD ke 120 semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap warisan budaya kembali dikuatkan, untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi leluhur.

Rehab RTLH Milik I Wayan Ranis Hampir Rampung, Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli Tuntaskan Proses Pengerjaan

Bangli – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 yang dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 1626/Bangli kini mendekati tahap penyelesaian salah satu sasaran fisik tambahan yaitu rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik I Wayan Ranis warga Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Sebelum program TMMD dilaksanakan, kondisi rumah milik I Wayan Ranis sangat memprihatinkan. Rumah dengan struktur yang kurang kokoh, mengakibatkan penghuni rumah sering merasa tidak nyaman, terutama saat cuaca buruk. Atap yang bocor, dinding yang retak, dan lantai yang tidak rata menjadi pemandangan sehari-hari bagi keluarga I Wayan Ranis.

Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli bekerja keras sejak awal program untuk merealisasikan harapan I Wayan Ranis dan keluarganya. Dalam kurun waktu 3 minggu, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mengubah rumah yang dulunya tidak layak huni menjadi tempat tinggal yang nyaman dan aman.

Salah satu aspek yang paling menonjol dari pelaksanaan program TMMD ini adalah keterlibatan aktif masyarakat. Warga Desa Tiga menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi, membantu Satgas TMMD dalam berbagai aspek pekerjaan.

Kolaborasi antara Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli dan masyarakat juga didukung oleh pemerintah daerah serta berbagai pihak lain. Bantuan material dari pemerintah daerah, serta dukungan logistik dari berbagai organisasi, memastikan kelancaran proses rehab RTLH.

Kini, hasil dari kerja keras Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli, Pemerintah daerah dan masyarakat sudah mulai terlihat. Rumah I Wayan Ranis telah berdiri kokoh dengan tampilan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Atap yang baru, dinding yang kokoh, dan lantai keramik yang rata bagi keluarga I Wayan Ranis.

“Saya tidak pernah membayangkan rumah kami bisa sebaik ini. Terima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli dan semua pihak yang telah membantu. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” ungkap I Wayan Ranis dengan penuh haru.

Rehabilitasi rumah ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak bagi keluarga I Wayan Ranis, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi contoh nyata dari keberhasilan program TMMD dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pedesaan.

Komandan Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P menyatakan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata dari upaya TNI AD untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di lapangan. “TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini di berbagai wilayah,” tegasnya.

Dengan hampir rampungnya pengerjaan rehab RTLH milik I Wayan Ranis, program TMMD ke-120 di Desa Tiga menunjukkan hasil yang sangat positif. Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyelesaikan pekerjaan ini.

Letkol Kav I Ketut Artha mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. “Kami berharap kerjasama yang baik ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi program-program serupa di masa depan,” ujarnya.

Rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli, selain pembangunan jalan, rehab tempat ibadah pura, dan pembuatan sumur bor. Program ini juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan sosialisasi kesehatan, pendidikan, hukum, kamtibmas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Babinsa Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Dengan Melakukan Kunjungan dari Rumah Ke Rumah Anak Stunting

Bangli – Babinsa Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli Serma I Komang Juni Suantara mendampingi Tim Percepatan Penurunan Stunting Desa Landih melakukan kunjungan dari rumah ke rumah balita yang mengalami stunting, hal tersebut merupakan implementasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting pada tahun 2024, khususnya di wilayah Desa Landih, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Kamis (30/5/2024).

Nampak hadir dalam kunjungan tersebut Ketua PKK Desa Landih, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Landih, Bidan Desa Landih, PLKB Desa Landih, Staf Desa Landih dan Kader Posyandu.

Di dalam kesempatan Serma I Komang Juni Suantara menjelaskan, kegiatan pendampingan kunjungan ke rumah Anak Stunting yang ada di Banjar Penaga, Landih dan Palaktiying, Desa Landih yang berjumlah Lima (5) orang, dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, salah satu upaya yang dilakukan adalah Sosialisasi Penanganan Stunting dan Pemberian makan tambahan (PMT) berupa Susu, Telur, Daging Ayam dan Ikan Nila dengan tujuan mempercepat tumbuh kembang anak dari Stunting tersebut, sehingga terbentuknya generasi yang cerdas serta sehat dan menjadi harapan bangsa.

Lebih lanjut dikatakan, penentuan data stunting sangat diharuskan untuk mencegah terjadi kelalaian dalam menangani gizi buruk pada balita usia dini.

”Dengan kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan, banyak orang tua tidak tahu, tanda dari adanya masalah gizi kronis pada pertumbuhan anak,” imbuhnya.

Serma I Komang Juni, juga tidak lupa memberikan himbauan kepada warga, “untuk selalu selalu memperhatikan kembang tumbuh anak dan jaga asupan gizi kepada anak-anak serta bila ada keluhan segera bawa anak kebidan Desa/ ke Puskesmas , sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H.,M.I.P mengatakan bahwa kegiatan yang diilakukan Babinsanya sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam melakukan pembinaan teritorial, selaku Babinsa di wilayah binaan dituntut terus meningkatkan kepedulian dan dukungan terhadap program-program pemerintah pusat hingga pemerintah desa.

“Babinsa harus selalu hadir ditengah – tengah masyarakat Kelurahan atau Desa binaan untuk memonitor kegiatan warga binaannya, apapun kegiatannya, seperti pendampingan kunjungan apara Desa kerumah Anak Stunting di Wilayah Desa Landih,” ucapnya.

Dengan kehadiran Babinsa besinergi dengan Bhabinkamtibmas seperti kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat hubungan TNI dengan masyakarat,” pungkasnya.

Babinsa Bangbang Koramil 03/Tembuku Bersama Staf Desa Bersihkan Lingkungan di Desa Binaan

Bangli- Bertempat di jalan raya area simpang empat Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. Babinsa Desa Bangbang, Koramil 03/Tembuku Kodim 1626/Bangli, Pelda Kadek Widiarta, bersama dengan staf Desa Bangbang melaksanakan kegiatan pembersihan sampah. Kamis (30/05/2024)

Babinsa Bangbang Pelda Kadek Widiarta mengatakan dengan adanya kegiatan ini selain untuk memelihara pangkalan juga untuk menanamkan rasa kekeluargaan bersama instansi Pemerintah Desa serta meningkatkan nilai gotong-royong untuk saling bantu-membantu antara Babinsa dengan perangkat Desa.

“Kegiatan ini juga salah satu bentuk ajang silahturahmi TNI dengan Perangkat Desa Karena itu merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama Rakyat dengan terlihat bentuk kekompakan antara TNI dan Masyarakat,”tambahnya

Dandim 1626/Bangli Letkol Kav I Ketut Artha Negara ,S.H.,M.I.P. mengatakan kegiatan yang dilakukan Babinsa tersebut diharapkan bisa sebagai sesuatu untuk memotivasi warga desa agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan karena dengan kebersihan akan tercipta keindahan. Dengan adanya kegiatan seperti ini yang secara berkesinambungan dilaksanakan secara terjadwal dapat mewujudkan sinergitas antara TNI dengan rakyat.

Hal ini menjadi cerminan bahwa lingkungan yang bersih sangat menentukan pola hidup sehat di lingkungan masing-masing, sehingga akan menciptakan sikap yang sehat dalam hidup bermasyarakat serta menumbuhkan rasa memiliki di kalangan masyarakat, akan pentingnya kebersihan lingkungan demi kesehatan, sehingga suasana di lingkungan akan terasa nyaman dan fasilitas di sekeliling kita dapat terpelihara dengan baik.” ungkap Dandim

Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani Mewakili Danramil Menghadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor Bidang Kesehatan Kecamatan Kintamani

Bangli – Serka Wayan Suastika Babinsa Koramil 04/Kintamani mewakili Danramil menghadiri lokakarya mini lintas sektor bidang kesehatan kecamatan Kintamani Kab.Bangli yang bertempat di ruang pertemuan UPT Puskesmas Kintamani I Kamis (30/05/2024).

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah dilakukan di wilayah kintamani di bawah naungan Puskesmas Kintamani l, sehingga Mini Loka Karya ini di selenggarakan untuk mengevaluasi sejauh mana kegiatan atau progam dari puskesmas kintamani l yang dilaksanakan sudah tercapai atau belum, sehingga bisa melihat kendala dan cara pemecahannya (solusi) agar kedepannya bisa di laksanakan dengan baik serta lebih maksimal, pemerintah juga mengantisipasi masalah Stunting, karena ini sudah menjadi program pemerintah pusat maka untuk itu pemerintah desa sudah menganggarkan untuk penanganan stunting di wilayahnya masing-masing agar masyarakat terbebas dari stunting, dan ada beberapa desa di wilayah naungan Puskesmas Kintamani l ada peningkatan angka stunting, disini jg di tekankan untuk Posbindu di masing masing banjar(dusun) agar di laksanakan agar memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait betapa pentingnya kesehatan dan resiko nikah muda.

Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Inf. I Made Yudha Kencana melaluai babinsa Serka Wayan Suastika mengatakan bahwa terkait dengan pembahasan tersebut Koramil 1626-04/Kintamani bersama Forkopimca Kintamani mendukung penuh program dari Puskesmas Kintamani I untuk dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Koramil 1626-04/Kintamani ikut serta bersama Jajaran Muspika Kecamatan Kintamani, mendukung program mutu pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Kintamani I dalam melayani kesehatan masyarakat dan akan mendukung penuh program pemerintah ,” ucap Serka Wayan Suastika.

“Selain itu adanya program Posyandu yang dilaksanakan setiap bulanya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga bisa menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Kintamani”terangnya.

Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor dihadiri oleh Kabid Pelayanan Dinkes Kab. Bangli diwakili ( Dr. I Made Supadma), Camat kintamani di wakili Kasi pelum ( Luh Putu Widiantari), Danramil Kintamani diwakili (Sertu I Wayan Suastika), Kapolsek Kintamani ( Kompol I Nengah Sukerna), Kepala UPT puskesmas Kintamani I dr. Dewa Gede Sentana Putra, Perbekel 8 Desa di wilayah kerja Puskesmas Kintamani l, Ketua PKK kec. Kintamani, Kepala KUH Kec. Kintamani dan PLKB masing-masing Desa di wilayah Kerja Puskesmas Kintamani l serta Staf Puskesmas Kintamani l.

Sosialisasi Rekrutmen Prajurit TNI di Balai Banjar Temaga Desa Tiga, Mendorong Generasi Muda untuk Bergabung dengan TNI-AD

Bangli – Satgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli menggelar sosialisasi rekrutmen prajurit TNI dalam rangka kegiatan non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 TA 2024. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Banjar Temaga, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, dihadiri oleh para pemuda-pemudi serta warga setempat.

Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya dari Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli untuk memberikan informasi yang akurat mengenai proses rekrutmen dan mendorong partisipasi generasi muda dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pgs. Perwira Seksi Personalia 1626/Bangli, Kapten Inf I Ketut Suparwan, yang bertindak sebagai narasumber menjelaskan kegiatan sosialisasi ini sebagai bagian dari upaya TNI-AD untuk menjaring calon-calon prajurit yang berkualitas dari berbagai daerah, termasuk Desa Tiga.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda,” ujar Kapten Suparwan. Ia juga menambahkan bahwa TNI-AD selalu terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan dan memiliki keinginan kuat untuk mengabdi.

Sosialisasi ini mendapat sambutan hangat dari para pemuda-pemudi dan warga Banjar Temaga Desa Tiga. Mereka hadir dengan antusiasme tinggi untuk mendapatkan informasi langsung dari sumber yang terpercaya. Banyak dari mereka yang bertanya mengenai berbagai aspek rekrutmen, mulai dari persyaratan umum hingga tahapan seleksi.

Kapten Inf I Ketut Suparwan menjelaskan secara rinci mengenai prosedur dan persyaratan rekrutmen prajurit TNI-AD. Ia memaparkan bahwa calon prajurit harus memenuhi beberapa persyaratan umum.

“Proses seleksi prajurit TNI-AD sangat ketat dan transparan. Kami mencari individu yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki mental dan moral yang baik. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapten Suparwan memaparkan tahapan-tahapan seleksi yang harus dilalui oleh calon prajurit. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan, tes jasmani, tes psikologi, dan wawancara. Setiap tahapan memiliki standar yang harus dipenuhi oleh setiap calon.

“Tidak perlu khawatir atau takut untuk mencoba. Yang terpenting adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Sosialisasi rekrutmen ini merupakan bagian dari kegiatan non fisik TMMD ke-120 TA 2024 Kodim 1626/Bangli. TMMD adalah program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non fisik. Kegiatan non fisik seperti sosialisasi ini sangat penting untuk mendukung pembangunan manusia dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara.

Di akhir kegiatan, Kapten Suparwan menyampaikan harapannya agar semakin banyak generasi muda Desa Tiga yang tertarik dan termotivasi untuk bergabung dengan TNI-AD. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, semakin banyak pemuda-pemudi Desa Tiga yang berminat untuk mengabdi kepada negara sebagai prajurit TNI-AD. Kami siap membantu dan memberikan informasi yang dibutuhkan agar mereka bisa mempersiapkan diri dengan baik,” tutupnya.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui TNI-AD. Selain itu, kegiatan sosialisasi ini juga menunjukkan komitmen TNI-AD dalam menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat serta mendukung pembangunan dan kesejahteraan di daerah pedesaan.

Tantangan Medan Terjal dan Curam Tak Surutkan Semangat Anggota TNI dan Warga dalam TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli

Bangli – Meskipun dihadapkan pada medan yang cukup menantang dengan kondisi terjal dan curam, semangat juang para anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1626/Bangli, bersama masyarakat setempat, tetap berkobar untuk menyelesaikan pekerperkerasan jalan yang menjadi sasaran utama dalam program ini.

Kegiatan TMMD ke-120 ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur di desa Tiga, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Program ini berlangsung selama satu bulan penuh, dengan melibatkan ratusan personel TNI dari berbagai kesatuan, serta dukungan penuh dari warga desa Tiga yang antusias bergotong royong.

Medan yang dihadapi oleh Satgas TMMD di Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, memang cukup menantang. Jalanan yang harus diperkeras memiliki kontur tanah yang berbukit-bukit, dengan banyaknya tanjakan dan turunan yang curam. Kondisi ini menuntut ketahanan fisik dan mental yang luar biasa dari para anggota TNI dan warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Letkol Kav I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P. Komandan Kodim 1626/Bangli, selaku Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 1626/Bangli menyampaikan bahwa medan berat ini tidak menyurutkan semangat para anggota Satgas TMMD Kodim 1626/Bangli. “Kami menyadari bahwa medan yang dihadapi sangat menantang. Namun, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama kami dalam menyelesaikan pekerjaan ini,” ujarnya.

Keberhasilan dalam menghadapi medan yang berat ini tidak terlepas dari semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh semua pihak yang terlibat. Setiap hari, mulai pagi hingga sore, anggota TNI dan warga bahu-membahu mengerjakan perkerasan jalan tersebut.

Pak Made, salah satu warga yang terlibat aktif dalam kegiatan ini, mengaku bangga bisa ikut serta dalam program TMMD. “Meskipun medannya sulit, kami tetap semangat. Kami bekerja bersama TNI, dan ini memberikan kami motivasi lebih. Kami ingin desa kami memiliki jalan yang bagus agar akses transportasi menjadi lebih mudah,” katanya.

Pengerjaan perkerasan jalan ini ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Dengan panjang jalan yang akan diperkeras mencapai 1,5 kilometer, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas warga desa Tiga. Jalan yang baik akan memudahkan transportasi hasil pertanian, mempercepat distribusi barang, dan tentunya meningkatkan perekonomian masyarakat.

Letkol Kav I Ketut Artha Negara optimis bahwa target tersebut dapat tercapai. “Dengan semangat gotong royong dan kerja keras yang sudah ditunjukkan, kami yakin pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu. Ini adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat,” katanya.

TMMD ini juga memberikan pengalaman berharga bagi anggota TNI, terutama dalam berinteraksi dengan masyarakat. Ini sejalan dengan tujuan utama TMMD, yaitu mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Dengan terjun langsung ke lapangan dan bekerja bersama masyarakat, anggota TNI dapat memahami lebih dalam kebutuhan dan harapan rakyat.

TMMD ke-120 Kodim 1626/Bangli adalah bukti nyata dari semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat. Meskipun dihadapkan pada medan yang terjal dan curam, semangat pantang menyerah tetap menggelora dalam setiap diri anggota Satgas TMMD dan warga yang terlibat. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan tekad yang kuat, pengerjaan perkerasan jalan ini diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi Desa Pengotan dan sekitarnya.